Senin, 20 April 2009

Apakah Puisi

Mawar Hijau Berduri

Aku tetap berdiri, diam dan membisu
ketika hujan membasahi sekujur tubuhku
Saat teriknya mentari menyengat kulitku
aku mematung, seakan lupa rasa itu

Aku tetap disana, diam dan membisu
ketika ombak menendang-menerjangku
Saat s'galanya menghempas semua sudut tubuhku
aku membatu, seakan lupa rasa itu

Mengapa...?
dan...kenapa kutanamkan kekerasan itu dalam diri

S'gala sesuatu ku terjemahkan tanpa perbedaan
yang pernah lahir dari duri mawar hijau
Mawar yang tak tau bentuk dan rimbanya
diantara hutan belantara yang suram

Apakah aku ini benar...?
dan benarkah...jika ini ku didik
jika ini ku rawat
dalam diri dan hati kecilku

Aku terobsesi
tentang keburukan
dan kejahatan itu
Lalu aku terperanjat...!

Aku termakan sebiji batu
saat ku nikmati sepiring nasi
Aku tersandung batu
ketika aku sedang melangkahkan kaki

Aku menjerit ketakutan
saat aku bermimpi buruk
dan buruk sekali
ketika aku sedang pulas tidur malam itu

Dalam tanya...hadir beribu-ribu di benakku...?
Apa yang harus aku lakukan...?
Berdiri diam membisu...?
Mematung seperti batu...?

Tapi...!
Apakah ini...jadi yang terbaik untukku lakukan...?
Apakah ini...yang seharusnya aku titih dan jalani...?
Dalam kenyataan...dan kesungguhan indahnya kehidupan

Palembang, 02 Nov 2003
F ryan M

Tidak ada komentar:

Posting Komentar